LG Washer : Penggunaan Deterjen dan Aditif


Catatan
Gambar hanya sebagai ilustrasi. Dispenser dapat bervariasi tergantung modelnya.
 
 
 

Pracuci (Pre-Wash)

Buat noda membandel atau pakaian yang kotor banget, tanpa perlu repot-repot kucek atau cuci tangan dulu.

Gambar menunjukkan wadah pra-cuci di dalam laci.

Pemutih Cair (Liquid Bleach)

Berfungsi untuk membantu memutihkan, mencerahkan warna pakaian, sekaligus merontokkan noda membandel.

Gambar menunjukkan wadah pemutih di dalam laci.

 

Pelembut Kain (Softener)

Bikin pakaian jadi lebih lembut, mengurangi kerutan dan efek listrik statis, sekaligus meninggalkan aroma harum yang segar pada cucianmu.

Gambar menunjukkan wadah pelembut pakaian di dalam laci.

 

Pencucian Utama (Main Wash)

Tempat utama untuk menaruh deterjen pakaian. Berfungsi untuk merontokkan dan melarutkan lemak, kotoran, serta noda dari pakaian selama proses cuci.

Gambar yang menunjukkan bak cuci utama di dalam laci.

 

Menggunakan Deterjen Cair

Tambahkan deterjen hingga garis Max.

Gambar menunjukkan dispenser yang terisi terlalu penuh dan yang terisi pas berdampingan.

Catatan Penting Penggunaan Deterjen

  • Wajib Pakai Deterjen HE (High-Efficiency): Pastikan kamu selalu menggunakan deterjen khusus High-Efficiency (HE) untuk mesin cucimu agar hasilnya maksimal dan tidak merusak mesin.

  • Ikuti Takaran yang Dianjurkan: Selalu sesuaikan jumlah deterjen cair dengan takaran atau rekomendasi dari produsen sabunnya.

  • Perhatikan Posisi Wadah Sabun: Saat menuangkan deterjen cair, pastikan wadah khusus sabun cair yang ada di laci utama sudah terpasang dengan benar. Tujuannya supaya deterjen untuk cuci utama tidak tercampur duluan dengan sabun pracuci (pre-wash).

  • Jangan Melebihi Batas Maksimal: Menuangkan sabun cair melebihi garis batas Max (Maksimal) bisa bikin sabunnya tumpah atau keluar lebih cepat sebelum waktunya.

1. Cara Pakai Pelembut Kain

  • Tuang di Tempatnya: Masukkan pelembut kain cair hanya ke dalam kompartemen atau laci yang ada tanda “pelembut”.

  • Ikuti Aturan Pakai: Selalu perhatikan takaran yang dianjurkan oleh produsen di kemasannya.

  • Jangan Kepenuhan: Pastikan cairan tidak melebihi batas garis maksimal (Max).

  • Encerkan Kalau Pekat: Kalau pelembut kain yang kamu pakai jenisnya sangat kental (pekat), sebaiknya encerkan dulu pakai sedikit air hangat sebelum dituang.

  • Cukup Sedikit Saja: Untuk pelembut yang pekat, biasanya cuma butuh 1–2 sendok teh saja untuk cucian normal.

  • Awas Noda: Memakai pelembut pakaian terlalu banyak justru bisa meninggalkan noda di baju.

2. Cara Pakai Pemutih

  • Takaran Pas: Selalu ikuti anjuran produsen soal jumlah pemutih cair berdasarkan seberapa banyak cucianmu. Jangan asal tumpah tanpa diukur dulu, ya!

  • Tempat Khusus: Pemutih cair hanya boleh dituangkan ke dalam kompartemen khusus bertuliskan “hanya pemutih cair”.

  • Jangan Salah Jenis: Jangan masukkan pemutih bubuk atau pemutih yang aman untuk warna (color-safe bleach) ke dalam wadah khusus pemutih cair ini.

  • Tuang Langsung: Masukkan cairan pemutih langsung ke laci dispenser pemutihnya.

  • Hati-hati Tumpah: Jangan sampai kepenuhan atau menetes ke mana-mana saat menuangkannya, dan pastikan tidak melebihi garis batas maksimal.

  • Pemutih Warna: Kalau pakai pemutih yang aman untuk warna, silakan campurkan langsung ke kompartemen deterjen utama bersama sabun cuci.

  • Jangan Berlebihan: Memakai pemutih terlalu banyak bisa merusak serat kain.

3. Tips Pakai Booster (Pewangi / Penguat Cucian Lainnya)

  • Ikuti Aturan: Pewangi tambahan atau booster cuci bisa dipakai sesuai petunjuk dari produsennya.

  • Masukkan Langsung ke Tabung: Berbeda dengan deterjen, booster harus dimasukkan langsung ke dalam tabung mesin cuci sebelum kamu memasukkan pakaian.

  • Gunakan dengan Hati-hati: Mesin cuci bukaan depan (front load) menggunakan air yang relatif sedikit, jadi takaran booster gampang banget berlebihan. Kalau kebanyakan, bisa-bisa bikin saluran pembuangan atau ventilasi mesin bocor karena busanya meluber.

  • Waspada Busa Melimpah: Kalau mesinmu tiba-tiba bocor dari lubang ventilasi pengaman, kemungkinan besar penyebabnya adalah sisa bahan tambahan atau booster cuci. Zat-zat ini gampang banget memicu busa berlebih saat kena air.

  • Cek di Awal Pemakaian: Saat pertama kali mencoba produk booster atau aditif baru (meskipun diklaim sudah cocok untuk mesin HE), perhatikan dulu reaksinya. Cek bagian dalam tabung setelah dicuci, apakah ada sisa busa yang masih menumpuk.

  • Kurangi Takaran: Segera kurangi jumlah penggunaan booster atau aditif jika kamu melihat busa yang terlalu banyak atau mulai terjadi kebocoran busa dari ventilasi mesin.

ᵗʳᵃⁿˢˡᵃᵗᵉ ᵇʸ : ᵛᵒᶦᵈ
Source : www.LG.com