Walaupun air dan deterjen mengalir di dalam mesin cuci setiap kali kamu mencuci, bukan berarti bagian dalamnya sudah otomatis bersih.
Sama seperti peralatan rumah tangga lainnya, mesin cuci juga butuh dibersihkan secara menyeluruh agar performanya tetap maksimal dan awet dalam jangka panjang. Kalau dibiarkan, sisa kelembapan di sela-sela mesin bisa menjadi tempat favorit tumbuh kembangnya jamur dan lumut, yang akhirnya membuat mesin cuci dan pakaianmu jadi berbau apek.
💡 Tips Praktis: Sebagai aturan dasar, lakukan pembersihan menyeluruh setidaknya sebulan sekali (frekuensi ini bisa disesuaikan dengan seberapa sering kamu mencuci), baik untuk jenis mesin cuci bukaan depan maupun bukaan atas.
Persiapan Sebelum Membersihkan Mesin Cuci
Proses pembersihan ini rata-rata memakan waktu sekitar tiga jam, tetapi sebagian besar waktunya hanya dihabiskan untuk menunggu mesin menyelesaikan siklus kerjanya.
Berikut adalah beberapa alat dan bahan yang perlu kamu siapkan:
Kain microfiber (serat mikro).
Air sabun hangat.
Kuas kecil.
Botol semprotan.
Pembersih khusus mesin cuci: Ini adalah pilihan terbaik dan paling dianjurkan karena diformulasikan khusus untuk membersihkan mesin tanpa merusak komponen di dalamnya.
Cara Membersihkan Mesin Cuci Bukaan Depan (Front Load)
Dalam setiap langkahnya, fokuskan pembersihan pada satu area secara bergantian.
1. Jalankan Siklus Normal dengan Air Panas untuk Membersihkan Drum
Pastikan tidak ada pakaian yang tertinggal atau tersisa di dalam tabung sebelum kamu mulai.
Ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan produk pembersih mesin cuci milikmu (apakah berbentuk tablet, bubuk, atau cairan yang harus dimasukkan langsung ke dalam tabung atau laci dispenser).
Nyalakan mesin cuci pada siklus normal menggunakan air panas. Beberapa merek mesin cuci juga dilengkapi dengan program khusus seperti Tub Clean atau Clean Washer yang bisa kamu gunakan.
Begitu siklusnya selesai, lap dan bersihkan bagian dalam tabung agar tidak ada sisa residu kotoran yang menempel.

Cara membersihkan mesin cuci bukaan depan Electrolux
2. Cabut Colokan Mesin Cuci & Kuras Sisa Air
Sisa air yang menggenang di dalam jalur pembuangan dan filter mesin cuci berpotensi menjadi sarang kuman dan bakteri.
Setelah siklus pencucian selesai, cabut steker mesin cuci dari stopkontak, lalu cari panel kecil di bagian depan bawah bodi mesin.
Siapkan handuk atau wadah/nampan di bawahnya untuk mengantisipasi ceceran air.
Buka panel tersebut, lalu buka tutup filter secara perlahan agar kamu bisa mengontrol laju aliran air yang keluar agar tidak tumpah berantakan.
3. Sikat dan Bersihkan Filter Pompa
Setelah tutupnya dibuka sepenuhnya, periksa bagian dalam filter dan saluran pembuangannya.
Singkirkan semua kotoran yang menyumbat—seperti gumpalan serat kain atau benda-benda tak sengaja yang tertinggal di saku pakaian (seperti koin atau kancing).
Jika dibiarkan menumpuk, kotoran ini bisa memicu getaran yang berlebihan saat mesin berputar serta membuat durasi siklus cuci jadi jauh lebih lama.
Cuci bersih filter menggunakan air hangat dan gosok perlahan menggunakan sikat kecil.

Cara membersihkan filter mesin cuci
4. Semprotkan Air Sabun Panas untuk Membersihkan Gasket dan Pintu
Bagi kamu yang menggunakan mesin cuci bukaan depan (front load), membersihkan karet pengaman (gasket) dengan cara yang benar adalah hal yang sangat penting.
Sisa-sisa residu sabun dan air yang terperangkap di sela-sela karet, berpadu dengan suhu hangat di dalam mesin, menciptakan tempat yang paling disukai oleh jamur dan kuman sehingga memicu bau apek.
Meskipun proses pembersihan tab sebelumnya mungkin sudah ikut membersihkannya, ada baiknya kamu tetap mengecek kembali secara manual:
Untuk pembersihan yang lebih tuntas, semprotkan air sabun hangat ke seluruh permukaan gasket.
Tarik dan buka lipatan karetnya secara perlahan agar cairan pembersih bisa masuk ke sela-sela terdalamnya, lalu lap bersih menggunakan kain bersih.
Jangan lupa untuk menyeka bagian kaca dan permukaan dalam pintu mesin cuci juga.

Cara membersihkan segel karet pintu depan pada mesin cuci
5. Lepaskan Laci Dispenser & Sikat Sisa Kerak Sabun
Seiring berjalannya waktu, sisa deterjen bisa menumpuk dan mengerak di sela-sela laci dispenser hingga menyebabkan penyumbatan.
Tarik dan lepaskan laci dispenser secara perlahan sampai keluar sepenuhnya.
Lepaskan semua komponen atau saringan kecil yang bisa dilepas dari baki tersebut, lalu rendam ke dalam air sabun hangat.
Gosok dan bersihkan semua sisa residu sampai benar-benar bersih, lalu lap hingga kering.
Sebelum memasangnya kembali, gunakan sikat kecil atau kain untuk membersihkan bagian dalam rongga tempat laci agar bebas dari sisa-sisa bubuk deterjen yang menempel.
6. Bersihkan Bagian Luar Mesin Cuci
Sebagai langkah terakhir, lap seluruh permukaan bodi luar mesin cuci serta area panel kontrol menggunakan kain lembap.
Kini, mesin cucimu sudah bersih secara menyeluruh, baik di bagian dalam maupun luar!
ᵗʳᵃⁿˢˡᵃᵗᵉ ᵇʸ : ᵛᵒᶦᵈ
Source : www.ELECTROLUX.co.id
